Beberapa informasi yang saya kumpulkan untuk mencari cloud "gratisan" atau begitulah:

  • AWS punya gratisan Free Tier
  • Azure juga punya Free Tier nya
  • Google Cloud punya Free Tier 12 bulan, dan Always Free
  • Digital Ocean punya kode gratisan
  • Linode juga punya kode gratisan

Saya tambahi lagi:

  • AWS Lightsail ada gratisan 1 bulan
  • Vultr ada VM harga US$ 2.5 dan kalau kita ngetweet 3 kali bisa dapat kode promo sd US$ 3

Ini gara-gara saya baca link di sini: USD5 showdown: Linode vs DigitalOcean vs AWS Lightsail vs Vultr. Saya belum benchmark kecepatan masing-masing cloud sepertimana artikel ini, namun saya cuma tahu pakai saja, asal jalan, lelet sih pasti, tapi yang penting cari murah saja.

Raspberry Pi dgn DDNS client juga bisa nampaknya, tapi lebih ribet: musti pasang Port Forwarding di router.

Gratisan, gratisan, apaan sih?

Maksudnya adalah dengan sedikit "investasi" berupa kartu kredit (atau kartu kredit virtual) yang nggak macet dan hobi bikin account GMail baru, anda bisa memiliki VM (Virtual Machine) di cloud dengan harga relatif murah (bahkan gratis) untuk beberapa waktu (60 hari s/d 365 hari). Walaupun VM yang bisa didapatkan ini resource nya terbatas (sekelas Rasberry Pi 1 atau 2), namun ia dapat anda pakai untuk membuat banyak hal:

  • Menajamkan skill instalasi Linux/FreeBSD anda
  • Membuat server sederhana yang listriknya nggak perlu anda urus: Web server, static blog server (bahkan blog ini dibuat menggunakan VM gratisan, percayalah), VPN server, server external network monitoring, atau bot controller
  • dan lain-lain

Disclaimer sebelum lanjut:

Tulisan saya hanyalah eksperimen pribadi dan bukanlah benchmark/pengukuran sistematis. Anda harus melakukan test sendiri untuk melihat apakah masing-masing produk ini sesuai untuk anda. Saya tidak dipaksa meng-endorse salah satu merek ini, dan saya tidak men-endorse salah satu merek tadi kepada pembaca.

Baiklah, kalau begitu bisa saya tuliskan pengalaman saya dengan masing-masing penyedia jasa cloud global:

AWS (Amazon Web Services)

Untungnya:

  • Free tier server 1 tahun
  • Banyak yang pakai, anak-anak startup pada pakai AWS semua
  • Kekinian, biar gak bengong kalau baca istilah cloud AWS
  • Ada FreeBSD 10/11 image
  • Datacenter juga ada di Singapur

Ruginya:

  • Free tier cuma setahun (kurang lama sih)
  • Kebanyakan istilah bikin orang bingung, padahal perlunya cuma cari VM gratisan, sampai ada orang bikin situs ini: AWS in Plain English

Microsoft Azure

Untungnya:

  • Free tier (tapi lebih pendek waktunya)
  • Developer suka sebab toolchain nya nyambung dengan Visual Studio dsb
  • Orang enterprise suka sebab biasanya suka pakai Windows Server, terutama buat nyimpan server Active Directory
  • Active Directory tadi juga tersedia as a Services, apalagi kalau sudah pakai Office 365, jadinya nggak perlu miara AD server yang ribet
  • Ada FreeBSD 11 image
  • Ada datacenter di Singapur

Ruginya:

  • Free tier kurang lama
  • Website agak belibet (tapi AWS juga sama belibetnya sih)

Google Cloud Platform (GCP)

Untungnya:

  • Free tier 1 tahun (lumayan)
  • Always-free tier (ini enak banget)
  • Kata orang lebih kenceng dan lebih ekonomis daripada AWS, kata HFT Guy sih gitu

Ruginya:

  • Gak ada FreeBSD
  • Datacenter Singapur baru ada tahun 2017 ini

IBM Bluemix

Sayang belum pernah coba, padahal temen saya ada yg kerja di situ. Ada gratisannya sih. Akuisisi dari Softlayer.

Lanjut ke VPS biasa, bukan cloud yang produknya banyak dan terkesan belibet, ada dua yang pernah saya pakai:

Linode

Untungnya:

  • Per 2017, spek terendahnya (CPU, RAM, disk) memberikan harga termurah dari VPS dan cloud provider yang lain.
  • Ada kode diskon, masukkan kode diskon pas register jadi nambah credit lagi
  • Sudah pakai SSD di semua produknya
  • Ada datacenter Singapura

Ruginya:

  • Gak ada FreeBSD

DigitalOcean (DO)

Untungnya:

  • Ada kode diskon
  • Sudah pakai SSD di semua produknya
  • Ada datacenter Singapura
  • Ada FreeBSD 11
  • Ada DigitalOcean Droplet untuk mempercepat proses instalasi aplikasi

Ruginya:

  • Kurang murah daripada Linode

Amazon Lightsail

Belum saya coba.

Tersedia paket gratis sebulan, harga ada yang USD5.
Tidak ada datacenter Singapura

Vultr

Untungnya:

  • Harga termurah, ada VM cuma US$ 2.5, ada VM + apps cuma US$ 5
  • Sudah pakai SSD (nampaknya SSD sudah umum di tempat-tempat ini)
  • Ada FreeBSD 10.x dan 11.x dan OpenBSD 6
  • Ada datacenter Singapura
  • Ada one-click app, bikin OpenVPN server nggak pakai mikir

Ruginya:

  • Gak ada yang gratisan selamanya seperti di Google Cloud

Bagaimana dengan cloud provider lokal?

  • Biznet GIO
  • CBN Cloud
  • Qwords

Belum sempat mencoba produk lokal. Ini saya mention sebab di tiga tempat itu ada teman yang saya kenal.